4  UTS-4 My SHAPE (Spiritual Gifts, Heart, Abilities, Personality, Experiences)

4.1 Peta SHAPE

4.1.1 S – Strength (Kekuatan Khas)

  • Reflektif dan analitis — mampu memahami dan memaknai pengalaman hidup secara mendalam.
  • Tekun dan mandiri — tidak mudah menyerah bahkan ketika semangat menurun; tetap melangkah dengan logika.
  • Adaptif terhadap lingkungan baru — terbukti saat memasuki dunia kuliah yang lebih kompetitif, mampu beradaptasi dengan cepat.
  • Empatik dan bijak — mampu memahami perasaan sendiri dan orang lain, serta menjadikannya sumber pelajaran.

4.1.2 H – Heart (Hati: Nilai & Gairah)

  • Nilai inti: Kejujuran, Pembelajaran berkelanjutan, dan Keteguhan.

  • Gairah:

    • Mengejar pemahaman yang mendalam tentang diri dan dunia teknologi.
    • Membangun semangat positif di lingkungan sekitar melalui refleksi dan pengalaman pribadi.
    • Menjadi pribadi yang menginspirasi dengan kerendahan hati, bukan sekadar prestasi.

4.1.3 A – Aptitudes (Bakat & Keterampilan)

  • Bakat alami: Logika yang kuat, berpikir sistematis, kemampuan refleksi diri, dan kepekaan emosional.

  • Keterampilan yang diperoleh:

    • Pemrograman dan analisis data (sebagai mahasiswa Teknik Informatika).
    • Problem-solving dan kerja tim dari pengalaman lomba serta kegiatan kampus.
    • Komunikasi interpersonal dan kemampuan menulis reflektif yang kuat.
    • Time management dan ketekunan belajar mandiri.

4.1.4 P – Personality (Kepribadian)

  • Tipe Introvert reflektif yang analitis dan berpikir mendalam sebelum bertindak.
  • Memiliki growth mindset, menyadari bahwa kegagalan bukan akhir tapi bagian dari proses.
  • Senang bekerja di lingkungan suportif, kolaboratif, dan jujur.
  • Cenderung perfeksionis namun realistis — berusaha keras tanpa kehilangan arah.

4.1.5 E – Experiences (Pengalaman Hidup)

  • Kegagalan Ujian Nasional (SD) menjadi titik balik emosional yang menumbuhkan kesadaran tentang kerentanan dan harapan.
  • Mengalami ketidakadilan eksternal (permainan nilai) yang melatih ketahanan mental dan kedewasaan dalam menghadapi hal di luar kendali.
  • Masa kuliah di ITB memperkuat semangat juang dan kesadaran bahwa tidak harus selalu menjadi yang terbaik untuk berharga.
  • Kegiatan lomba dan komunitas kampus menumbuhkan keterampilan kolaborasi dan kepercayaan diri yang sempat hilang.

4.2 Piagam Diri

4.2.1 Misi Hidup:

Menggunakan kemampuan analitis dan reflektif untuk membantu diri dan orang lain menemukan makna di balik kegagalan dan tantangan, serta menciptakan perubahan positif melalui teknologi dan pembelajaran.


4.2.2 Nilai Inti:

Kejujuran, Ketekunan, Pembelajaran, Refleksi, Empati


4.2.3 Peran Inti:

  • Pembelajar seumur hidup yang terus menantang diri sendiri.
  • Teman reflektif yang membantu orang lain memahami makna pengalaman hidup mereka.
  • Pengembang solusi teknologi yang berfokus pada makna dan nilai kemanusiaan di balik sistem digital.

4.2.4 Kompas Keputusan:

  1. Selaras dengan kejujuran dan nilai moral.
  2. Berdampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan.
  3. Mengandung peluang untuk tumbuh dan belajar.
  4. Dilandasi kesadaran diri, bukan ego.

4.2.5 Janji Pelayanan:

Aku berjanji untuk terus belajar, berefleksi, dan berbagi semangat agar tidak ada orang yang merasa sendirian dalam kegagalannya — karena setiap kegagalan bisa menjadi awal dari versi terbaik diri kita.


4.2.6 Batasan:

  • Tidak akan memaksakan kesempurnaan di atas kesehatan mental.
  • Tidak akan membandingkan diri dengan orang lain secara tidak adil.
  • Tidak akan kehilangan arah hanya karena hasil tidak sesuai harapan.

4.3 VIA:

  • VIA Strength #1: Humor
  • VIA Strength #2: Hope